Navigation

Ilustrasi Lomba Lintas Alam
Ilustrasi Lomba Lintas Alam

Peringati Sumpah Pemuda, KBPA Kabupaten Subang gelar Lomba Lintas Alam

KabarSubang – Subang. Keluarga Besar Pecinta Alam (KBPA) Kabupaten Subang akan menggelar Lomba Lintas Alam (LLA) yang akan diselenggarakan di Bukit Pasirheulang, Desa Bantarsari Kecamatan Cijambe, Kabupaten Subang tanggal 27 hingga 28 Oktober 2020 mendatang.

Lomba yang akan mengasah pengetahuan dan kemampuan survival, pengetahuan berkegiatan di alam bebas, first aid atau pertolongan pertama pada kecelakaan, navigasi darat dan juga norma dalam berinteraksi dengan alam ini ditujukan kepada mereka para pecinta alam, pegiat lingkungan dan juga mereka yang memiliki hobi dalam mendaki gunung.

Menurut Gigin Fajar Sujalaga selaku Ketua Umum KBPA Kabupaten Subang dirinya berharap di momentum Hari Sumpah Pemuda ini, para pemuda di Subang khususnya dan masyarakat Subang dapat memahami mengenai makna Hidup Berdampingan dengan alam. Dirinya menjelaskan bahwa kita hidup dengan alam atau berdampingan dengan alam, tetap ada norma dan nilai yang harus senantiasa dijaga.

“Lomba ini sebagai ajang pengenalan mengenai bagaimana seharusnya seorang manusia dapat hidup berdampingan dengan alam sekitar tanpa harus merusak, bahwa alam itu menyediakan seluruh potensi untuk manusia benar, namun bukan berarti dapat dieskploitasi tanpa aturan” ujar Gigin Fajar Sujalaga kepada kabarsubang.com Selasa (13/10/2020)

Lebih lanjut Gigin menghimbau terutama kepada generasi milenial yang sedang gandrung-gandrung nya menekuni hobi mendaki gunung, jangan hanya sebatas naik gunung kemudian upload sosial media lalu selesai menjadi pendaki, tapi ada pelajaran-pelajaran yang harus diambil dari proses pendakian itu sendiri.

“untuk generasi milenial terutama yang senang naik gunung, ada banyak hal yang bisa diambil pelajaran dari naik gunung, seperti nilai-nilai solidaritas, Kerjasama, disiplin seperti tidak membuang sampah di gunung dan lain-lain. Bukan hanya naik gunung dan upload social media lalu kemudian sah menjadi pendaki” lanjut Gigin

Ada hadiah total 10 Juta rupiah yang disiapkan oleh panitia, serta Tropi Piala Bupati Subang. Selain itu dalam lomba ini juga akan dilaksanakan secara ketat protokol Kesehatan pencegahan Covid-19. Salah seorang Panitia Pelaksana menyatakan bahwa acara ini diharapkan bisa menjadi role model pelaksanaan upaya pecegahan tersebut utamanya untuk mereka yang senang naik gunung.

“Ya kita tidak mau ditengah wabah covid-19 ini, jalur-jalur pendakian yang sekarang sudah dibuka kembali menjadi cluster penularan, maka dari itu supaya tidak kaget, para peserta lomba juga akan kita dorong menerapkan protokol kesehatan sebagai simulasi pada saat nanti naik gunung sebenarnya” pungkas Yuga Satia salah seorang panitia pelaksana (ram/red)

Diposting pada kategory , ,
Banner-Home-Top
TINGGALKAN KOMENTAR