Navigation

Medina Wiranatakusumah, SE berfoto bersama masyarakat usia melakukan kampanye dan sosialisasi di Subang.
Medina Wiranatakusumah, SE berfoto bersama masyarakat usia melakukan kampanye dan sosialisasi di Subang.

Medina Wiranatakusumah, SE., Mantap Tatap Senayan.

KabarSubang – Subang. Medina Wiranatakusumah, SE mantap menatap jalan menuju Senayan (Gedung DPR/MPR-RI). Setelah melewati masa kampanye dari mulai kampanye tertutup hingga kampanye terbuka, Medina mengaku cukup optimis bisa lolos sebagai Anggota DPR-RI Periode 2019 – 2024.

Calon Anggota Legislatif dari Partai Golkar dengan nomor urut Delapan (8) untuk daerah Pemilihan Subang, Majalengka dan Sumedang ini terus menerus bersilaturahmi dengan masyarakat di 3 Kabupaten tersebut tanpa kenal lelah.

Perjalanan dirinya menyusuri gang-gang sempit, jalan-jalan berliku di tiga Kabupaten yaitu Subang – Majalengka – Sumedang membuat dirinya bersemangat untuk membawa aspirasi masyarakat di Subang – Majalengka dan Sumedang ke Parlemen khususnya aspirasi dari Kaum Perempuan.

“Alhamdulillah beberapa bulan ini terus bersilaturahmi dengan banyak masyarakat, dukungan demi dukungan yang terus mengalir menjadi energi positif bagi saya.” ujar Medina kepada KabarSubang

Medina pun menyinggung soal keterpilihan Perempuan untuk duduk di Kursi Senayan. Dirinya menilai bahwa keterpilihan perempuan untuk menjadi wakil rakyat masih sangat jauh dari harapan dan cita-cita yang Undang-undang amanatkan yaitu sebesar 30% dari kuota wakil rakyat.

Berdasarkan data yang diperoleh kabarsubang, angkat keterpilihan perempuan di DPR RI belum pernah menembus angka 30%, dimana secara statistik didapat bahwa pada periode 2009 – 2014 jumlah perempuan yang terpilih menjadi Anggota DPR RI berjumlah 101 orang atau sekitar 18,04 %. Sedangkan di periode 2014 – 2019 turun menjadi 97 orang atau 17,32 % dari total 560 anggota.

Kurangnya jumlah perempuan di Parlemen menurut Medina menjadikan saluran aspirasi Perempuan menjadi kurang terdengar karena kalah jumlah oleh kaum laki-laki. Sehingga apa yang menjadi aspirasi kaum perempuan, tidak terdengar oleh Pemerintah.

“Maka dari itu saya mengajak kepada para kaum perempuan di Subang, Majalengka dan Sumedang untuk menggunakan hak pilihnya dengan cerdas agar suara perempuan lebih didengar, yang tentunya tanpa menghilangkan suara dari kaum laki-laki.” harap Medina (ram/red)

Diposting pada kategory ,
Banner-Home-Top
TINGGALKAN KOMENTAR