Navigation

Joseph Paul Zhang (foto: tangkapan layar YouTube)
Joseph Paul Zhang (foto: tangkapan layar YouTube)

Jozeph Paul Zhang, Pria yang mengaku Nabi ke 26.

KabarSubang – Jakarta. Kekhusyuan umat muslim Indonesia di Bulan Ramadhan tahun ini yang baru berjalan 6 hari menjadi agak terganggu, pasalnya hal tersebut karena viralnya seseorang yang membuat video dan mengunggah nya ke situs web berbagi video YouTube berisi sebuah diskusi dengan Judul “Puasa Lalim Islam.” Dalam video diskusi tersebut, si pengunggah menyatakan bahwa dirinya adalah Nabi ke 26.

Pria yang mengaku sebagai nabi ke-26 itu juga membuat sayembara bagi siapa pun yang bisa melaporkannya melakukan penistaan agama. Bagi pelapor akan diberikan hadiah berupa uang senilai 1 juta rupiah, dan maksimal pelaporannya adalah 5 laporan di 5 kantor kepolisian berbeda.

“Yang bisa laporin gua ke polisi, gua kasih uang lo. Yang bisa laporin gua penistaan agama, nih gua nih nabi ke-26, Josep Fauzan Zhang, meluruskan kesesatan ajaran nabi ke-25 dan kecabulannya yang maha cabullah. Kalo Anda bisa laporan atas penistaan agama, Gua kasih loh satu laporan Rp1 juta, maksimum 5 laporan supaya jangan bilang gua ngibul kan. jadi kan 5 juta, di wilayah polres berbeda,” ujarnya dalam video tersebut.

Di awal perbincangannya, Joseph menyapa peserta zoom yang diklaim dari seluruh dunia, seperti di Indonesia, Eropa, Afrika, Rusia, Amerika, Kanada, New Zealand, Austraslia, yang ada di Kamboja, juga yang ada di Thailand, Korea.

“Rombongan para nabi internasional, tadi dari Kamboja mau jadi nabi nomor 29 saya minta ambil nomor antren dulu di Munchen, hahaa, boleh semua yang mau antre, bisa antrean nabi,” katanya.

Joseph dalam perbincangannya itu menyinggung berbagai ajaran Islam. Seperti soal puasa Ramadhan, Idul Fitri, hingga soal Allah SWT. “Lu yang puasa gua yang laper,” tuturnya.

Hal ini pun kemudian mengundang reaksi keras dari berbagai pihak salah satunya adalah dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PB NU) Sekjen Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Helmy Faishal Zaini meminta pemerintah dalam hal ini Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk menonaktifkan akun media sosial Jozeph Paul Zhang. Pria itu diduga telah melakukan penistaan agama.

“Kita minta pemerintah untuk segera menghentikan akunnya karena ini sudah kategori membahayakan. Apalagi, di tengah situasi Ramadhan menghina orang puasa, sudah kategori menghina dengan mengatakan Tuhan dikerangkeng dalam kakbah,” ujarnya

Di sisi lain, Helmy meminta kepolisian untuk melakukan tindakan dengan menangkap pria tersebut, karena video yang dibuatnya menyebarkan kebencian, dan sudah masuk kategori penghinaan terhadap agama Islam. (dari berbagai sumber)

Diposting pada kategory , ,
Banner-Home-Top
TINGGALKAN KOMENTAR