Navigation

Foto: Istimewa
Foto: Istimewa

Isu Reshuffle Kabinet kembali menyeruak, siapa saja yang akan tergusur?

KabarSubang – Jakarta. Isu Reshuffle Kabinet Indonesia Maju Jilid II kembali menyeruak ke permukaan. Beberapa pihak misalnya seperti Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalain yang sudah menyatakan bahwa Presiden Joko Widodo akan mengumumkan Reshuffle Kabinet pekan ini.

Adapun, isu reshuffle mencuat setelah DPR menyetujui dibentuknya penggabungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dengan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek), serta adanya pembentukan Kementerian Investasi.

Ali Mochtar Ngabalin sendiri sudah mengkonfirmasi bahwa Reshuffle Kabinet mungkin akan dilakukan oleh Presiden Joko Widodo dalam waktu dekat di minggu ini.

“Dari biasanya, saya tahu dan beberapa kali saya ikuti Bapak Presiden tidak akan lambat mengambil keputusan, tinggal kita tunggu waktunya dalam pekan ini,” ujar Ngabalin kepada awak media seperti dikutip dari TribunNews.com

Nama-nama yang bermunculan akan didepak mun menyeruak ke permukaan. Diantaranya adalah Bambang Brojonegoro yang saat ini menjadi Menteri Riset dan Teknologi. Kabarnya Bambang Brojonegoro sudah menyatakan pamit.

Spekulasi tergusurnya Bambang semakin menyeruak tatkala dirinya menyatakan pamit sebagai Menristek beberapa waktu lalu. Pasalnya, kementerian yang dipimpinnya bakal dilebur ke Kemendikbud.

Terkait kencangnya isu reshuffle, pengamat politik Universitas Al Azhar Indonesia (UAI), Ujang Komarudin, memerkirakan Bambang akan tergusur dari Menristek dan akan digeser menjadi Kepala Badan Otorita Ibu Kota Negara yang baru.

“Yang pasti tergeser kemungkinan Bambang Brojo. Bahkan dia sudah pamit. Kemungkinan Bambang Brojo akan digeser menjadi Kepala Otoritas Ibu Kota negara yang baru. Karena dulu dia diminta Jokowi untuk mengurus soal ibu kota baru ketika dia jadi menteri Bappenas,” kata Ujang dikutip dari Okezone News

Selain itu, Ujang juga menilai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim layak di-reshuffle.

“Cari menteri yang ahli urus pendidikan. Banyak dari kalangan Muhammadiyah,” lanjut Ujang seperti dikutip dari kabarbisnis24.com

Sementara, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia diprediksi akan naik pangkat menjadi menteri mengisi pos baru Kementerian Investasi. (dari berbagai sumber)

 

Diposting pada kategory , ,
Banner-Home-Top
TINGGALKAN KOMENTAR