Navigation

Lilis Alvina, sosok guru Honorer yang telah mengabdikan dirinya menjadi tenaga pendidik selama 10 tahun. Lilis berharap masih bisa menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) seiring dengan kesempatannya menjadi PNS semakin tertutup.
Lilis Alvina, sosok guru Honorer yang telah mengabdikan dirinya menjadi tenaga pendidik selama 10 tahun. Lilis berharap masih bisa menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) seiring dengan kesempatannya menjadi PNS semakin tertutup.

Inilah Harapan Lilis Alvina, Guru Honorer yang telah mengabdi bertahun-tahun.

KabarSubang- Subang. Lilis telah mengabdi menjadi seorang guru di tempat nya sekarang mengajar kurang lebih 10 tahun , dan seiring usia nya yang terus bertambah serta kebijakan Pemerintah saat ini yang terus membatasi kuota penerimaan CPNS bagi tenaga pengajar, kesempatan Lilis menjadi CPNS pun semakin tipis.

Banyak hal menarik yang dihimpun KabarSubang ketika menemui Lilis di kediamannya di kampung Camara, Desa Pabuaran Kecamatan Pabuaran Kabupaten Subang, Kamis (08/04/2021). Anak tunggal dari keluarga Bapak Cucu Canut memiliki prinsip selalu bekerja keras menjalani hidup dan tidak mau membebankan orang lain, termasuk orang tuanya.

Guru Cantik yang kini mengajar di SDN. Pabuaran III Kecamatan Pabuaran Kabupaten Subang ini masih bermimpi menjadi seorang Aparatur Sipil Negara (ASN), setidaknya menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Cukup lelah sih bertahun-tahun menjadi Guru Honorer, makanya kemarin aku ikut seleksi untuk menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), harapannya aku bisa keterima sebagai PPPK,” ungkap Lilis kepada Kabar Subang

Menurut Lilis, profesi menjadi seorang Guru bukan suatu pekerjaan yang mudah, terutama sebagai Guru Sekolah Dasar, karena bukan hanya mengandalkan kecerdasan dan kemampuan dalam berbagai bidang, tapi harus juga memiliki kesabaran dan keuletan dalam membimbing para anak murid nya di sekolah.

“Masa iya harus mengandalkan kecantikan fisik semata enggak mungkin kan?” tuturnya lulusan STKIP Subang jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) ini seraya meluapkan candaan

Wanita yang hobi berwisata kuliner ini menerangkan perbedaan antara PNS dan PPPK, dimana bagi mereka yang telah tertutup kesempatan nya menjadi PNS, menjadi PPPK bisa jadi merupakan harapan yang saat ini diinginkan oleh setiap guru honorer.

“PPPK merupakan guru bukan PNS yang diangkat berdasarkan perjanjian kerja dalam jangka waktu tertentu, meski bukan PNS gaji PPPK bisa naik sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, diterima menjadi PPPK adalah harapan bagi setiap Guru Honorer,” pungkasnya. (Kha/Red)

Diposting pada kategory , ,
Banner-Home-Top
TINGGALKAN KOMENTAR