Navigation

HMI Cabang Subang bersama Elemen Mahasiswa dan Pemuda mendeklarasikan Anti Hoax dan Ujaran Kebencian bersama Polres Subang, Dandim 0605, dan Kesbangpol Subang. Senin, (29/10/2018) di Aula Gedung Korpri Subang.
HMI Cabang Subang bersama Elemen Mahasiswa dan Pemuda mendeklarasikan Anti Hoax dan Ujaran Kebencian bersama Polres Subang, Dandim 0605, dan Kesbangpol Subang. Senin, (29/10/2018) di Aula Gedung Korpri Subang.

HMI Subang ajak Elemen Mahasiswa dan Pemuda Perangi HOAX

KabarSubang – Subang. Dalam rangka memperingati Sumpah Pemuda ke 90, Himpunan Mahasiswa Islam (HmI) Cabang Subang menginisiasi penyelenggaraan Focus Grup Discussion (FGD) dan Deklarasi ANTI HOAX, Senin (29/10/2018) di Gedung Korpri kabupaten Subang.

Dalam kesempatan tersebut hadir Kapolres Subang AKBP Muhammad Joni, S.IK sekaligus narasumber, Dandim 0605 Subang yang diwakili Pasi Intel dan Kepala Kesbangpol Subang yang mewakili Bupati.

Ketua Umum HMI Cabang Subang Aris Munandar memaparkan tujuannya melaksanakan kegiatan ini bertujuan mengajak kepada semua pihak termasuk mahasiswa untuk bersama menjaga kondusifitas dari isu ujaran kebencian dan hoax.

“Kami bermaksud mengajak seluruh elemen, termasuk mahasiswa untuk menjaga kondusifitas dengan tidak menyebarkan berita tentang ujaran kebencian dan Hoax.” ujar Aris

Masih menurut Aris, Hoax dan ujaran kebencian sangat laku ditahun-tahun politik.

“Apalagi di tahun politik, banyak isu-isu yang beredar berbau ujaran kebencian dan hoax.” lanjut nya

Kapolres Subang menyebutkan bahwa para produsen dan penyebar Hoax memiliki tujuan memecah belah persatuan dan kesatuan.

“Hoax dibuat dengan tujuan memecah belah bangsa dan membuat mind set agar sesuai dengan tujuan si penyebar, dimana tujuannya adalah kekuasaan.” ujar Kapolres

Kapolres Subang AKBP Muhammad Joni, S.IK membubuhkan tanda tangan dukungan Anti Hoax.

Yang sangat disayangkan dari banyaknya Hoax dan ujaran kebencian membuat kita sebagai Bangsa dan Negara ti

dak memiliki kebanggaan dan kecintaan kepada pemimpin negeri.

“Kita hampir tidak memiliki kebanggaan terhadap Pemimpin, karena banyak dijadikan bahan tertawaan dan bullying di media sosial atas dalih kebebasan berpendapat.” lanjut Kapolres.

Selain Deklarasi anti hoax juga dilaksanakan penandatanganan petisi dukungan menolak hoax dari berbagai elemen termasuk Kapolres, Pasi Intel Kodim Subang, Kesbangpol Subang dan mahasiswa. (ram/red)

Diposting pada kategory ,
Banner-Home-Top
TINGGALKAN KOMENTAR