Navigation

Ketua IKA Muda Unpad, Fuad Rinaldi, SE., MM., Ak, CA., CPS saat memberikan keterangan pers kepada wartawan di cafe hotel IBIS Bandung mengenai kehkawatian nya soal hutang negara yang semakin membesar di tengah ancaman resesi ekonomi saat pandemic covid-19 yang melanda Indonesia juga persoalan BUMN-BUMN yang tengah dalam kondisi Red Alert
Ketua IKA Muda Unpad, Fuad Rinaldi, SE., MM., Ak, CA., CPS saat memberikan keterangan pers kepada wartawan di cafe hotel IBIS Bandung mengenai kehkawatian nya soal hutang negara yang semakin membesar di tengah ancaman resesi ekonomi saat pandemic covid-19 yang melanda Indonesia juga persoalan BUMN-BUMN yang tengah dalam kondisi Red Alert

Fuad Rinaldi: BUMN kita dalam Kondisi RED ALERT

KabarSubang – Bandung. Ketua IKA Muda Unpad Fuad Rinaldi memberikan wanti-wanti mengenai situasi dan kondisi beberapa BUMN yang tengah dalam kondisi Red Alert atau Alarm Merah. Hal tersebut ditenggarai karena menurut Fuad, Neraca Laporan Keuangan nampaknya memiliki kesulitan likuiditas. Hal terebut disampaikan ole Fuad dalam konfrensi pers yang dilaksanakan di Cafe Hotel IBIS Bandung, Kamis (01/07/2021)

Menurut Fuad terdampaknya beberapa BUMN khususnya di sektor karya diakibatkan oleh rencana recovery plan pasca pandemic covid-19 melalui BUMN-BUMN tersebut, dikarenakan sektor infrastruktur banyak menciptakan pekerjaan. Namun kondisi rata-rata BUMN-BUMN Karya menurut Fuad tengah dalam situasi red alert.

“Ya Indikatornya mudah saja, banyak sekali Supplier BUMN Karya yang mengeluh dan berteriak tidak jelas kapan dibayar, bahkan ada yang sampai mengajukan gugatan PKPU. Padahal kita tau para supplier ini kebanyakan pelaku UMKM yang harusnya turut diperhatikan pemerintah.” ujar Fuad menerangkan

Maka dari itu recovery plan dari Pemerintah harus betul-betul diperhitungkan secara matang. Juga harus memikirkan kondisi BUMN-BUMN yang tengah dalam situasi kesulitan dalam neraca keuangan nya bagaimana solusi atas hal tersebut, jika harus melakukan penyehatan keuangan harus jelas bentuk dukungan dan bagaimana timeline penyehatanya.

“Jangan sampai BUMN Infrastruktur keburu ambruk, alih-alih melakukan recovery, malah berujung likuidiasi dan pada akhirnya rencana recovery plan melalui infrastruktur yang dicanangkan tidak dapat tercapai.” Jelas Fuad

Dalam konfensi pers tersebut Fuad mengingatkan persoalan hutang negara yang saat ini terus membengkak ditengah penanganan pandemic covid-19 yang juga belum menemukan titik kejelasan akhir kapan selesai dan juga mengenai persoalan tata kelola BUMN yang sudah mencapai titik mengkhawatirkan.

“Jangan sampai BUMN Karya nantinya akan melalukan Pensiun dini kepada karyawannya jangan sampai ini terjadi, dan juga mengingatkan kembali  agar pemerintah konsisten menjalankan pemerintahan sesuai dengan tujuan negara Indonesia sebagaimana diamanatkan dalam UUD45 yaitu melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. Jadi jangan sampai ketidakoptimalan penanganan pandemi, pengelolaan utang negara dan pengelolaan BUMN menyebabkan rakyat harus Kembali menjadi korban. JAS MERAH!” pungkanya (ram/red)

 

Diposting pada kategory
Banner-Home-Top
TINGGALKAN KOMENTAR