Navigation

Bimtek DAPODIK Operator Sekolah oleh Forum Komunikasi Operator Sekolah (FKOP) Kabupaten Subang, Sabtu (15/09/2018) di Lembah Sari Mas Ciater - Subang.
Bimtek DAPODIK Operator Sekolah oleh Forum Komunikasi Operator Sekolah (FKOP) Kabupaten Subang, Sabtu (15/09/2018) di Lembah Sari Mas Ciater - Subang.

Forum Komunikasi Operator (FKOP) selenggarakan Bimtek DAPODIK.

KabarSubang – Subang. Sistem Aplikasi Data Pokok Pendidikan (DAPODIK) yang dikenal di dunia Pendidikan dimana setiap sekolah mempunyai satu operator untuk mengelolanya sebagai acuan pelaporan sekolah yang langsung terhubung ke data pokok pendidikan dasar dan menengah (dapodikdasmen) yang dikelola oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai acuan valid untuk sekolah apakah layak atau tidak mendapatkan bantuan.

Atas dasar tersebut Forum Komunikasi Operator (FKOP) Kabupaten Subang mengadakan Bimbingan Teknis DAPODIKDASMEN dan Absen Hadir Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) yang dilaksanakan di Lembah Sari Mas Ciater, Sabtu (15/09/2018). Bimtek yang mengambil tema “Saatnya Operator Bersatu Demi Data Pendidikan Yang berkualitas” diharapkan menghasilkan output operator sekolah yang memiliki kredibilitas.

Ketua pelaksana Bimtek Saudara Asman mengatakan penyelenggaraan kegiatan bimtek tersebut dilaksanakan satu hari dan diikuti oleh semua operator sekolah disetiap tingkatan dari Paud TK hingga SMA dengan narasumber utama dari Tim GTK Kemendikbud.

“Kegiatan ini di laksanakan satu hari dan di hadiri oleh peserta operator sekolah tingkat Paud,TK, SD,SMP,  SMA / SMK se Kabulaten Subang dengan Narasumber utama tim profesional Kemendikbud” ujar Asman dalam laporannya

Kegiatan ini di hadiri sekaligus dibuka oleh Ketua PGRI Kabupaten Subang Drs.H. Kusdinar, M.Pd. Dalam sambutannya Ketua PGRI mengatakan keberadaan operator data sekolah yang kredibel menentukan dunia pendidikan kedepannya.

“Bahwa Kredibilitas Data Sekolah yang di kirim oleh operator sekolah lewat aplikasi dapodik menentukan dunia pendidikan kedepannya” ujar Kusdinar

Senada dengan Ketua PGRI Kabupaten Subang, Ketua FKOP kabupaten Subang Alfian Ricky yang sekaligus menjadi narasumber kegiatan Bimtek mengatakan bahwa jangan sampai ada lagi operator dapodik dan sekolah yang tidak kredibel dalam melaporkan data sekolah, karena akibatnya bisa berurusan dengan Hukum

“jangan sampai sekolah melaporkan sesuatu yang tidak real, seperti yang pernah terjadi dimana sekolah melaporkan jumlah siswa yang seharusnya 158 malah dilebihi 20 yang akhirnya berurusan dengan hukum dan implikasinya terhadap sekolah tersebut.” ujar Alfian Ricky

Sementara itu Tim GTK Kemendikbud M. Nazarudin menyatakan bahwa Aplikasi Dapodik sangat membantu Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam menentukan banyak hal.

“Aktifitas operator sekolah dengan Aplikasi Dapodiknya sangat membantu kementrian Pendidikan dan Kebudayaan terkait dengan kebutuhan guru setiap sekolah serta kondisi sarana prasarana sekolah dan status siswa layak atau tidak mendapatkan bantuan.” imbuh M.Nazarudin dalam pemaparannya. (wok/red)

Diposting pada kategory
Banner-Home-Top
TINGGALKAN KOMENTAR