Navigation

Kepala Sekolah SMPN 3 Subang Jaenal Abidin, M.Pd sedang memberikan arahan kepada para murid (foto: kabarsubang.com)
Kepala Sekolah SMPN 3 Subang Jaenal Abidin, M.Pd sedang memberikan arahan kepada para murid (foto: kabarsubang.com)

Biasakan Siswa Cinta Lingkungan, SMPN 3 Subang Menuju Sekolah Adiwiyata.

KabarSubang – Subang. Setelah menyabet predikat sebagai Kepala Sekolah Sukses dalam Bidang Sekolah Adiwiyata di beberapa sekolah, Bapak Jaenal Abidin,M.Pd. kini mencoba menerapkan sekolah berbasis lingkungan di SMPN 3 Subang. Setelah Satu Tahun Menjabat, beberapa perubahan fisik sekolah yang signifikan nampak sudah terlihat.

Ditemui KabarSubang, Kamis (22/11/2018) Jaenal Abidin, M.Pd. menyampaikan bahwa dirinya sudah menerapkan program Adiwiyata sejak 2017 di SMPN 3 Subang. Dirinya berharap kembali menyabet predikat Sekolah Adiwiyata di tingkat Provinsi bahkan ke tingkat Nasional.

“Mudah-mudahan tahun ini sekolah kami (SMPN 3 Subang) dapat menyabet predikat sebagai Sekolah Adiwiyata di tingkat Provinsi dan Nasional.” ujarnya

beberapa sisi SMPN 3 Subang yang sedang ditata lingkungan nya.

Menurut Jaenal, menuju Sekolah Adiwiyata bukan hal yang mudah. Sebab, prosesnya bukan sekadar menerapkan budaya cinta lingkungan di lingkup sekolah, melainkan juga pada gerakan yang lebih masif dan melibatkan lingkungan sekitar. Salah satunya dengan memberikan motivasi dan sharing menjadi sekolah yang cinta lingkungan kepada sekolah lain yang ada di sekitar.

Lebih jauh dia menyampaikan, ada banyak kegiatan yang dilakukan untuk menjadi Sekolah Adiwiyata. Diantaranya adalah aktif membiasakan hidup cinta lingkungan, baik dalam praktikum sebagai warga sekolah maupun dalam mata pelajaran. Siswa juga dibiasakan untuk tidak membuang sampah sembarangan, meminimalisasi sampah plastik, mendaur ulang sampah, menanam tanaman dan pohon, hingga membuat serapan air.

Penataan lingkungan sekolah yang asri dan nyaman di SMPN 3 Subang sebagai penunjang untuk menciptakan suasana sekolah yang bisa menghasilkan lulusan yang baik.

“Saat ini, sudah ada beberapa sumur resapan atau biopori yang berada di lingkungan Sekolah. Tujuannya adalah untuk menampung air hujan agar tak menyebabkan banjir. Selain itu, biopori bermanfaat saat musim kemarau berkepanjangan.” paparnya

Tak hanya itu, manfaat yang bisa dirasakan apabila telah terbentuk kesadaran untuk mencintai lingkungan adalah dimana suasana sekolah juga lebih sejuk lantaran rindangnya pepohonan dan tanaman di lingkungan sekolah.

“Besar harapan kami untuk menjadi Sekolah Adiwiyata dan dapat meningkatkan kualitas lulusan sekolah kami melalui Sekolah Adiwiyata ini.” pungkasnya. (ram/red)

Diposting pada kategory ,
Banner-Home-Top
TINGGALKAN KOMENTAR