Navigation

Suasana Kedai Abbey Coffee and Kitchen di malam hari.
Suasana Kedai Abbey Coffee and Kitchen di malam hari.

“Abbey Coffee and Kitchen; Tempat Ngopi dan Nongkrong nya anak muda”

Trend nongkrong sambil ngopi di Subang mulai bergeliat, munculnya berbagai tempat yang menyediakan kopi bagi para penikmatnya sambil berkumpul bersama komunitas dimanfaatkan oleh Sang Pemilik yaitu Jodi Imbang Munggaran.

Kedai Kopi yang berdiri sejak 2014 ini tiap hari dipenuhi oleh puluhan orang yang ingin menikmati kopi sambil berbincang bersama kawan maupun rekan kerja. Tempat yang juga sering dijadikan tempat melepas lelah setelah seharian disibukan dengan rutinitas pekerjaan.

Kedai yang buka setiap hari ini juga selain menyediakan menu kopi juga menyediakan berbagai minuman dan makanan ringan. Dengan harga yang terjangkau untuk kantong nya anak muda, pengunjung dapat berlama-lama duduk di kedai sambil menikmati suasana malam.

Abbey Coffee and Kitchen ini berlokasi di Jalan Pulau Timor – BTN Ciheuleut disamping Stadion Persikas. Mulai open order dari pukul 16.00 wib sampai dengan pukul 01.00 wib.

 

Jodi sang owner Abbey mengatakan kenapa dirinya terinspirasi membuat Kedai kopi karena kecintaan nya terhadap kopi khusunya kopi asli Indonesia. “ Aku pikir kopi Indonesia itu adalah kopi terbaik dunia, dan aku pengen bikin kedai kopi lokal yang dapat mengcustom produk kopi nya sesuai selera customer dengan diskusi saat order pada barista, saya pikir dimulai dari diskusi, dapat lahir sebuah karya yang nikmat.

Kenapa dinamakan ABBEY,   “secara bahasa, ABBEY diambil dari bahasa hebrew artinya anak laki-laki yang baik dan di inggris di jalan “ABBEY”/ABBEYROAD terdapat salah satu kuburan di salah satu pemakaman yang di batu nisan nya tidak bertuliskan nama melainkan bertuliskan deskripsi, yang maknanya saya sambil “ saat saya muda dan masih bebas dan imajinasi tiada batas, saya bermimpi untuk merubah dunia, semakin saya tumbuh dewasa dan semakin bijak, lalu aku sadari betapa sulit merubah seluruh dunia ini, maka aku putuskan untuk memulai merubah negaraku, ketika aku sadari belum bisa merubah negaraku aku ingin mulai merubah kotaku, saat aku sadari tidak mudah merubah kotaku maka aku mulai merubah keluargaku tapi aku putuskan untuk memulainya dari merubah diriku, aku sadar saat aku dapat merubah diriku maka aku dapat merubah keluargaku, kotaku, negaraku bahkan dunia.” Pungkasnya.

Diposting pada kategory
Banner-Home-Top
TINGGALKAN KOMENTAR